Menkes soal Banyak Warga Berobat ke LN: Tak Hanya Masalah Harga dan Fasilitas

Menkes soal Banyak Warga Berobat ke LN: Tak Hanya Masalah Harga dan Fasilitas

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Kamis, 08 Jan 2026 16:45 WIB
RSUP dr Sardjito
RSUP dr Sardjito. Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Jogja -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti fenomena warga Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri. Budi melihat kenyataan bahwa banyak masyarakat masih memilih berobat ke luar negeri bukan hanya soal fasilitas dan biaya.

"(Berobat) Ke luar negeri itu bukan hanya masalah fasilitas dan harga," kata Budi ditemui di acara peletakan batu pertama Gedung Central Medical Unit (CMU) di RSUP Dr Sardjito, Kamis (8/1/2026).

Budi mengungkapkan kenyataan masyarakat berobat ke luar negeri karena merasa mendapatkan pelayanan nonmedis yang lebih baik. Menurutnya, alasan utama pasien lari ke negara tetangga karena perasaan dihargai dan didengarkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat acara Ground Breaking Gedung Central Medical Unit (CMU) di RSUP Dr Sardjito, Kamis (8/1/2026)Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat acara Ground Breaking Gedung Central Medical Unit (CMU) di RSUP Dr Sardjito, Kamis (8/1/2026) Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja

"Tapi masalah juga bagaimana mereka merasa lebih diuwongke (dimanusiakan) sebagai pasien, didengarkan, waktu yang cukup untuk berkonsultasi, dan merasa nyaman dan percaya bahwa dia mendapatkan perawatan yang baik," katanya.

ADVERTISEMENT

Masyarakat, kata Budi, membutuhkan tenaga medis yang memiliki komunikasi yang baik dan bisa berempati.

"Karena kan masyarakat kita butuh dokter yang komunikasinya baik, empatinya baik, bisa merawat," ujarnya.

Oleh karena itu, Menkes menitipkan pesan khusus untuk memastikan peningkatan kualitas dokter tidak hanya dari sisi teknis medis, tetapi juga kemampuan non-medis seperti komunikasi dan empati.

"Selain meningkatkan sarana-prasarana, meningkatkan juga dokter-dokternya. Bukan hanya dari sisi jumlah dan keterampilan medis, tapi juga dari kemampuan non-medisnya," pungkasnya.




(afn/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads