Jenazah Almarhum Praka Farizal Rhomadhon diputuskan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo. Keputusan itu diambil keluarga setelah melalui musyawarah bersama.
Praka Farizal diketahui gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ayah mertua almarhum, Noor Khodik, mengatakan kedua belah pihak keluarga sepakat mengikuti saran dari TNI agar almarhum dimakamkan di TMP.
"Setelah berembuk, bermusyawarah, ternyata pihak keluarga laki-laki setuju untuk dimakamkan di makam pahlawan. Dari pihak perempuan, alhamdulillah saya setuju," kata Noor saat ditemui di rumah duka, Padukuhan Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo, Kamis (2/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, kakak ipar almarhum, Moh Fitra Abdul Aziz, menyebut keputusan itu mempertimbangkan masa depan anak almarhum. Ia bilang, keluarga ingin agar ketika anak sudah dewasa bisa bangga dengan jasa sang ayah.
"Pertimbangannya yang pertama lebih ke anaknya, anak beliau. Itu yang pertama biar beliau anaknya ketika sudah besar bisa dengan bangga bahwa ayahnya itu merupakan salah satu pahlawan bangsa yang sudah memberikan jasanya ke perdamaian dunia," jelasnya.
Selain itu, ia juga ingin dengan pemakaman di TMP bisa berdampak baik untuk masa depan sang anak.
Ibu dan ayah Praka Farizal Rhomadhon saat menunjukkan potret anaknya, Kulon Progo, Selasa (31/3/2026). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja |
"Kemudian juga mengingat masa depan anaknya supaya ke depannya lebih bagus, lebih baik lah. Bisa ada support dari pemerintah juga," ucapnya.
Sebelumnya, Komandan Brigade Infanteri 25/Siwah Kolonel Inf Dimar Bahtera mengatakan Praka Farizal mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) usai gugur dalam misi. Farizal naik satu pangkat dari Praka menjadi Kopda.
"Yang bersangkutan dinaikkan pangkat KPLB, dari pangkat Praka menjadi Kopral Dua, Kopda," ujar Dimar.
Ia melanjutkan, selain kenaikan pangkat almarhum juga berhak untuk dimakamkan di taman makam pahlawan (TMP)Giripeni Wates. Menurut Dimar, almarhum Farizal telah memenuhi kriteria. Akan tetapi, Dimar mengatakan keputusan akhir terkait lokasi pemakaman akan diserahkan ke keluarga.
"Yang bersangkutan berhak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Jadi nanti kita sudah koordinasi dengan Dandim, nanti direncanakan di Taman Makam Pahlawan di Giripeni sini," ungkapnya.
Sementara pihak keluarga sempat menyatakan lebih memilih memakamkan jenazah Praka Farizal di pemakaman umum agar lebih dekat rumah. "Ya biar lebih dekat, biar sama kakeknya, keluarganya," kata ibu Praka Farizal, Supinah, Selasa (31/3).
(afn/dil)


Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Demo Gejayan
Misteri Alat Pelacak di Kendaraan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Usai Demo Gejayan
Kronologi Lengkap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Klaim Temukan 2 Alat Pelacak di Mobil