Penampakan Daycare Little Aresha Jogja Usai Digerebek Terkait Kekerasan Anak

Penampakan Daycare Little Aresha Jogja Usai Digerebek Terkait Kekerasan Anak

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Sabtu, 25 Apr 2026 11:31 WIB
Lokasi tempat penitipan anak (daycare) usai digrebek polisi karema diduga melakukan penganiayaan terhadap anak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja, Sabtu (25/4/2026).
Lokasi tempat penitipan anak (daycare) usai digrebek polisi diduga melakukan penganiayaan terhadap anak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja)
Jogja -

Pascapenggerebekan yang dilakukan polisi, suasana di tempat penitipan anak (daycare) di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja, terpantau sepi pagi ini. Garis polisi masih terpasang di lokasi.

Pantauan detikJogja di lokasi sekitar pukul 09.56 WIB, situasi di lokasi cukup lengang. Di bagian pagar terlihat garis polisi berwarna kuning sebagai tanda larangan melintas. Ada spanduk bertulisan 'Little Aresha' yang menjadi nama tempat penitipan anak itu.

Di bagian dalam, beberapa sepeda motor tampak terparkir. Sesekali terlihat pengendara motor berhenti di depan lokasi untuk mengambil gambar dan video daycare yang sempat digerebek polisi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang warga sekitar berinisial F (40) mengaku terkejut dengan adanya dugaan kasus penganiayaan di tempat tersebut. Menurutnya, selama ini aktivitas di daycare itu terlihat biasa saja dari luar.

"Ya ramai, nggak ada apa-apa. Cuma penjemputan, pengantaran saja," ujar F saat ditemui di sekitar lokasi, Sabtu (25/4/2026).

ADVERTISEMENT

F juga mengaku kerap mendengar suara tangisan anak dari dalam bangunan. Namun, hal itu dianggapnya wajar mengingat anak-anak yang dititipkan masih bayi.

"Ya nangis-nangis sering dengar, kan namanya juga bayi toh," lanjutnya.

Lokasi tempat penitipan anak (daycare) usai digrebek polisi karema diduga melakukan penganiayaan terhadap anak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja, Sabtu (25/4/2026).Lokasi tempat penitipan anak (daycare) usai digrebek polisi karema diduga melakukan penganiayaan terhadap anak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja, Sabtu (25/4/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja

Diberitakan sebelumnya, polisi menggerebek tempat penitipan anak (daycare) di Umbulharjo, Kota Jogja, terkait dugaan penganiayaan terhadap anak-anak yang dititipkan di tempat tersebut. Polisi memasang garis polisi di lokasi serta tengah memeriksa pihak-pihak terkait.

Kabar tersebut dibagikan melalui akun Instagram @merapi_uncover. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa lokasi daycare yang diduga melakukan penganiayaan telah dipasangi garis polisi.

"Lokasi daycare dikabarkan telah dipasangi garis polisi (police line) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kabar ini diperkuat oleh ulasan terbaru di Google Maps yang menyebutkan adanya penggerebekan oleh tim Polresta Jogja. Meski demikian, beberapa netizen menyayangkan sikap pengelola yang dianggap mencoba menutupi jejak digital dengan menghapus ulasan negatif atau menutup akun media sosial mereka di tengah proses hukum yang berjalan," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJogja, Sabtu (25/4/2026).

Saat dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Riski Adrian, membenarkan adanya penggerebekan tersebut.

"Benar, Satuan Reserse Polresta Jogja tadi (Jumat) sore baru saja melakukan penggerebekan sebuah tempat penitipan anak di daerah Umbulharjo," ujar Adrian saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/4/2026).

Adrian menyebut, pihaknya menduga ada oknum pengelola daycare yang melakukan tindakan penganiayaan terhadap anak-anak yang dititipkan. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

"Yang diduga kuat melakukan tindak pidana memperlakukan anak secara diskriminatif atau menempatkan, membiarkan, melibatkan, menyuruh melibatkan anak dalam situasi perlakuan salah dan penelantaran atau kekerasan terhadap anak," pungkasnya.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads