Saksi Sebut Belasan Orang Diperiksa Buntut Penggerebekan Daycare Little Aresha

Saksi Sebut Belasan Orang Diperiksa Buntut Penggerebekan Daycare Little Aresha

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Sabtu, 25 Apr 2026 14:38 WIB
Lokasi tempat penitipan anak (daycare) usai digrebek polisi karema diduga melakukan penganiayaan terhadap anak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja, Sabtu (25/4/2026).
Lokasi tempat penitipan anak (daycare) usai digerebek polisi diduga melakukan penganiayaan terhadap anak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja)
Jogja -

Polisi menggerebek tempat penitipan anak (daycare) Little Aresya di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja lantaran dugaan penganiayaan anak. Salah satu orang tua yang anaknya dititipkan di daycare tersebut, Noorman, mengaku belasan orang dari pihak pengelola hingga pengasuh turut diamankan polisi untuk dimintai keterangan.

"Semua, kurang lebih ada 17 orang lah katanya. Semalam juga saya sampai jam 12 di Polresta, semua masih diinterogasi," ujar Noorman kepada detikJogja, Sabtu (24/4/2026).

Ia menjelaskan, orang-orang yang dibawa tersebut merupakan pihak internal daycare, mulai dari pengurus hingga para pengasuh. Sementara itu, ia tidak melihat adanya warga lain yang ikut diamankan dalam proses tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau beberapa warga saya enggak lihat ya, tapi kalau semalam itu semua dari pengurus sama pengasuh," jelasnya.

Terpisah, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda Apri Sawitri, menyebut proses penyelidikan masih dilakukan. Keterangan lebih lanjut akan disampaikan kemudian.

ADVERTISEMENT

"Belum ya, nanti kami mau gelar perkara dulu baru bisa update," katanya melalui pesan singkat.

Diberitakan sebelumnya, polisi menggerebek tempat penitipan anak (daycare) di Umbulharjo, Kota Jogja, terkait dugaan penganiayaan terhadap anak-anak yang dititipkan di tempat tersebut. Polisi memasang garis polisi di lokasi serta tengah memeriksa pihak-pihak terkait.

Saat dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Riski Adrian, membenarkan adanya penggerebekan tersebut.

"Benar, Satuan Reserse Polresta Jogja tadi (Jumat) sore baru saja melakukan penggerebekan sebuah tempat penitipan anak di daerah Umbulharjo," ujar Adrian saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/4/2026).

Adrian menyebut, pihaknya menduga ada oknum pengelola daycare yang melakukan tindakan penganiayaan terhadap anak-anak yang dititipkan. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

"Yang diduga kuat melakukan tindak pidana memperlakukan anak secara diskriminatif atau menempatkan, membiarkan, melibatkan, menyuruh melibatkan anak dalam situasi perlakuan salah dan penelantaran atau kekerasan terhadap anak," pungkasnya.




(aku/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads