Leganya Seniman Mbah Kibar Utang Ratusan Juta Lunas Berkat Lukisan

Terpopuler Sepekan

Leganya Seniman Mbah Kibar Utang Ratusan Juta Lunas Berkat Lukisan

Tim detikJogja - detikJogja
Sabtu, 02 Mei 2026 09:29 WIB
Suhardiyono Kibar (76) menceritakan perjuangannya menjual lukisan untuk melunasi utang Rp400-500 juta di joglo daerah Ngemplak, Sleman, Selasa (14/4/2026)
Suhardiyono Kibar (76) menceritakan perjuangannya menjual lukisan untuk melunasi utang Rp 400-500 juta di joglo daerah Ngemplak, Sleman, Selasa (14/4/2026). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Jogja -

Suhardiyono alias Mbah Kibar (76), yang belakangan ini viral karena menawarkan lukisan untuk melunasi utang ratusan juta rupiah di bank, kini tersenyum lega. Tujuh lukisannya laris terjual. Utangnya pun lunas. Sertifikat untuk agunan di bank pun telah kembali ke pangkuan.

Pelunasan itu sekaligus menyelamatkan tanah warisan keluarganya dari ancaman sita bank setelah diagunkan. Sebelumnya, Kibar berpacu dengan tenggat waktu pelunasan yang jatuh tempo dalam dua bulan.

7 Lukisan Sold Out

Pendamping Mbah Kibar, Atsir Mahatma Adam, mengatakan ada 7 lukisan yang terjual. Namun ia tidak membeberkan secara rinci nominal harga lukisan yang telah laku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah (lunas).Terjual 7 lukisan," kata Adam kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).

Lukisan itu dibeli oleh tiga orang, namun hanya satu orang yang bersedia diumumkan identitasnya. Adapun daftar lukisan yang terjual berjudul 'Gibran', 'Prabowo Hormat', 'Prabowo Expressionis', 'Titiek Soeharto', '8 Kuda Binal', 'Nanda & Cappucino', dan 'Bunda Theresa'.

Suhardiyono Kibar (76) menceritakan perjuangannya menjual lukisan untuk melunasi utang Rp400-500 juta di joglo daerah Ngemplak, Sleman, Selasa (14/4/2026)Suhardiyono Kibar (76) menceritakan perjuangannya menjual lukisan untuk melunasi utang Rp400-500 juta di joglo daerah Ngemplak, Sleman, Selasa (14/4/2026) Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja

17 Hari yang Menentukan

Kibar menyampaikan rasa syukur usai potret karya-karya lukisannya yang diunggah di media sosial akhirnya diminati pembeli.

"Terima kasih banyak saudara semuanya yang sudah menonton, berkomentar, dan memberikan dukungan. Tanpa saudara semua, ini mungkin tidak terjadi," ujar Kibar, Kamis (30/4) lalu.

Penjualan lukisan itu menjadi titik balik bagi Kibar yang sebelumnya dikejar tenggat pelunasan utang bank dengan nilai ratusan juta rupiah.

"Saya mulai bercerita di sosial media sejak 12 April yang lalu dibantu oleh Mas Adam, dan hari ini, 29 April, sertifikat tanah saya sudah kembali, alias lunas," ucapnya.

Utang Rp 500 Juta

Sebelumnya, perupa asal Jogja, Suhardiyono Kibar bertekad melunasi utang keluarganya melalui karya-karya lukisannya. Alih-alih meminta sedekah, Kibar yang kini berusia 76 tahun berjuang menyelamatkan tanah warisan keluarganya dari ancaman sita bank akibat utang Rp 500 juta.

"Saya profesional saja. Saya nggak perlu didonasi. Saya masih mampu untuk melukis," kata Kibar saat ditemui di rumah joglo daerah Ngemplak, Selasa (14/4) lalu.

Adapun lukisan yang ia hasilkan beragam, mulai dari tokoh nasional hingga figur dunia. Di antaranya lukisan Soekarno dalam berbagai ukuran, Gajah Mada, Pangeran Diponegoro berukuran besar dan kecil, hingga karya bergambar Prabowo Subianto bersama kucing, Gibran Rakabuming Raka, serta Mother Teresa.

Mbah Kibar mengaku tidak menggunakan uang pinjaman itu, meski demikian ia tetap memilih bertanggung jawab melunasi dengan menjual lukisan.

"Ya, sebenarnya pinjaman sekitar ya itu Rp 500 (juta) akhirnya ya. Mungkin Rp 400 (juta) sampai Rp 500 (juta) ya," kata dia saat itu.

Plong, Luar Biasa!

Mbah Kibar mengaku lega setelah berhasil melunasi utang bank senilai ratusan juta yang selama ini membebaninya. Perasaannya kini sudah tenang setelah tujuh lukisannya terjual.

"Wah, plong luar biasa. Senang sekali, senang banget. Luar biasa. Berkat doa dari kawan-kawan semuanya," ujar Kibar dalam video yang dibagikan kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).

Terima Kasih ke Gibran

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukungnya melalui media sosial hingga lukisannya diminati pembeli. Dia juga mengapresiasi para pembeli lukisannya.

"Tanpa saudara semua, keajaiban ini mungkin tidak akan mungkin terjadi," katanya.

"Terima kasih terbesar saya tentunya untuk saudara yang telah membeli lukisan saya. Yang pertama adalah Mas Gibran dan Mas Yuda, dan dua lagi sosok yang meminta untuk tidak diungkapkan di video," lanjutnya.

Kembali Berkarya

Kibar menyebut dukungan tersebut menjadi energi baru baginya untuk kembali berkarya.

"Selesai rasanya, siap tempur sekarang ini. Siap berbuat yang terbaik," ucapnya.

Kibar mengaku lega setelah utangnya bisa dilunasi. Ia mengaku bersyukur karena proses pelunasan berjalan lebih cepat dari tenggat waktu yang masih tersisa.

"Pertolongan Tuhan itu nyata dan di cerita ini saya benar-benar merasakan langsung bagaimana tangan Tuhan membantu saya," kata dia.




(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads