Polisi mengungkap update terbaru dugaan keterlibatan dosen aktif Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dan hakim di kasus dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha Jogja. Baik dosen dan hakim itu disebut termasuk dalam jajaran kepengurusan yayasan Little Aresha.
Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Riski Adrian menyebut baik dosen maupun hakim tersebut memiliki hubungan keluarga dengan Ketua Yayasan Diyah Kusumastuti alias DK (51). DK kini telah menjadi tersangka.
"Memang mereka ini ada hubungan keluarga ya sama ketua yayasan, pokoknya keluarga dekat lah ya, ada hubungannya," ujar Adrian usai rekonstruksi di Little Aresha, Umbulharjo, Kota Jogja, Selasa (9/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adrian mengatakan pihaknya juga sudah memanggil dosen bernama Dr Cahyaningrum Dewojati yang namanya tercatat sebagai penasihat yayasan itu. Dari keterangan dosen itu mengaku tak pernah mengirimkan foto miliknya.
"Jadi kalau untuk dosen itu sudah kita lakukan pemanggilan 2 minggu lalu, bahwa keterangan yang bersangkutan itu waktu saat pendirian, akte pendirian, nama beliau itu diminta," papar Adrian.
"Lalu kita tanyakan, 'terus ketua yayasan mendapat foto-fotonya dari mana?', rupanya ketua yayasan itu membuka website dari universitas di mana dosen itu bekerja lalu mengambil di situ, dan karena menurut pengakuan dari dosen itu, dia tidak pernah memberikan foto itu kepada ketua yayasan," urainya.
Tak hanya itu, polisi juga sudah memeriksa rekening koran dari dosen tersebut. Hasilnya tidak ditemukan adanya transaksi berupa aliran dana dari daycare ke dosen tersebut.
"Kita juga kemarin sudah juga kita sudah dapati rekening koran, memang tidak ada yang mengarah ke yang bersangkutan. Sampai saat ini kita belum jumpai," ungkapnya.
Sementara untuk hakim bernama Rafid Ihsan Lubis yang tercatat sebagai ketua dewan pembina yayasan, dijadwalkan menjalani pemeriksaan pekan ini.
"(Hakim) kita rencanakan pemeriksaan di tanggal 12 (Juni). Kemarin kita sudah lakukan pemanggilan namun yang bersangkutan minta tunda di tanggal 12 karena ada kegiatan," pungkas Adrian.
(ams/apu)
Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja