Mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, mengungkap menemukan alat pelacak berbentuk kotak yang ditemukan di kendaraannya. Begini bentuknya.
Berdasarkan pengamatan detikJogja di Instagram Tiyo, @tiyoardianto_, alat itu dipasang di bagian bawah mobilnya. Terlihat momen saat alat itu diambil di kaki-kaki sebelah kiri mobilnya.
Alat itu berbentuk kotak agak tebal berwarna hitam. Tampak ada tonjolan di sisi atas dan samping alat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiyo mengungkapkan bahwa dia menemukan alat tersebut sepulang dari aksi yang dihelat di Gejayan, Sabtu (13/6).
"Sepulang dari Gejayan, saya baru sadar ada notifikasi penting dan genting sebuah alat pelacak yang bernama PBX Finder ditemukan bergerak bersama saya," kata Tiyo dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).
Tangkapan layar momen saat mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, menemukan alat pelacak yang dipasang di bawah kendaraannya. Foto diunggah Senin (15/6/2026). Foto: dok. Instagram/@tiyoardianto_ |
Alat pelacak yang disebut bernama PBX Finder itu ditemukan Tiyo di bawah rangka kendaraan yang dia tumpangi.
"Kemudian tadi kita cari dan kita temukan alat pelacak ini ada di bawah kendaraan," lanjutnya.
Tidak Tahu Siapa yang Memasang
Tiyo melanjutkan, dirinya tidak mengetahui siapa sosok yang memasang alat pelacak di kendaraannya.
"Dipasang entah oleh siapa, tapi yang jelas ini adalah satu kejadian yang sangat menjijikkan, yang menunjukkan betapa menjijikkannya juga rezim yang hari ini berkuasa," kata dia.
"Kita yang mengkritik untuk perbaikan bangsa dengan ketulusan cinta justru dibalas dengan ancaman dan marabahaya," sesalnya.
Sebelumnya, pada Februari lalu, Tiyo juga mengaku mendapat serangkaian teror berupa pesan mulai dari ancaman membuka aib hingga penculikan.
Tiyo saat itu juga mengaku dikuntit orang tak dikenal pada Rabu (11/2). Tiyo yang tengah berada di salah satu kedai merasa penguntit itu mengambil foto dirinya. Tiyo sempat berupaya mengejar penguntit namun tidak tertangkap.
Pihak kampus ketika itu melalui Juru Bicara UGM, Dr I Made Andi Arsana, menyatakan pimpinan kampus telah berkomunikasi dengan Tiyo terkait teror tersebut. Kampus juga telah menugaskan Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan (K5L) untuk memberikan perlindungan.
"Pimpinan UGM telah melakukan komunikasi dengan Ketua BEM UGM, Sdr. Tiyo Ardianto, yang diberitakan mendapat teror dari pihak luar, dan menugaskan Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan (K5L) untuk melakukan pemantauan dan perlindungan yang diperlukan," kata Made Andi dalam keterangannya, Jumat (20/2).
(apu/afn)


Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Demo Gejayan
Misteri Alat Pelacak di Kendaraan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Usai Demo Gejayan
Kronologi Lengkap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Klaim Temukan 2 Alat Pelacak di Mobil