PSIM Jogja akan menjajal kemampuan tuan rumah Semen Padang pada laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 malam nanti. Berikut prediksi susunan kedua tim.
Laga antara Semen Padang vs PSIM Jogja bakal berlangsung di Stadion H. Agus Salim, Padang pada Rabu (4/3/2026). Kick off pukul 21.00 WIB.
PSIM tengah berada di tren positif usai memetik kemenangan atas PSBS Biak dengan skor 4-2 pada pekan lalu. Hasil ini merupakan kemenangan perdana Laskar Mataram setelah melakoni lima laga di putaran kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PSIM saat ini menghuni posisi kedelapan klasemen sementara dengan 36 poin. Jika meraih kemenangan di kandang Semen Padang, tentu posisi PSIM akan semakin aman posisinya di 10 besar klasemen.
Namun, laga nanti diprediksi tak akan mudah bagi tim tamu. Apalagi mereka kehilangan gelandang andalan mereka Ze Valente yang absen lantaran akumulasi kartu kuning. Absennya Ze tentu bakal memiliki efek besar karena ia merupakan motor serangan tim sekaligus top skor sementara PSIM dengan mengoleksi delapan gol dan empat assist.
Di sisi lain, Semen Padang bakal habis-habisan di kandang sendiri untuk meraih poin. Sebab, posisi mereka cukup riskan di juru kunci klasemen dengan torehan 16 poin. Mereka butuh poin tambahan untuk keluar dari zona degradasi.
Head to Head
(4/1/2026) PSIM Jogja 1-0 Semen Padang
(27/1/2024) PSIM Jogja 0-0 Semen Padang
(6/1/2024) Semen Padang 1-1 PSIM Jogja
Prediksi Susunan Pemain
Semen Padang: Arthur Augusto; Ravy Tsouka, Jaime Giraldo, Angelo Meneses, Samuel Simanjuntak; Ripal Wahyudi, Alhassan Wakaso; Douglas Maicon, Kianz Froese, Firman Juliansyah; Diego Mauricio.
Pelatih: Dejan Antonic
PSIM Jogja: Cahya Supriadi; Raka Cahyana, Franco Ramos, Jop van der Avert, Yusaku Yamadera; Rakhmatsho Rakhmatzoda, Fahreza Sudin, Riyatno Abiyoso; Pulga Vidal, Nermin Haljeta, Deri Corfe.
Pelatih: Jean-Paul van Gastel
(afn/apu)

Komentar Terbanyak
Serba-serbi SMA De Britto, Siswa Bebas Gondrong hingga Kelas Kandang Kuda
Duduk Perkara Danrem Pamungkas Cekcok dengan Marshal Saat Ikut Maraton
Mahasiswa Geruduk Diskusi Nusron-Budiman di UGM, Sempat Terjadi Kejar-kejaran