Arab Saudi mencatat lebih dari 11,2 juta jemaah melaksanakan umrah pada kuartal keempat tahun 2025. Data tersebut dirilis oleh Otoritas Umum Statistik Arab Saudi (GASTAT).
Dilansir dari Saudi Gazette, statistik tersebut menunnjukkan total jemaah umrah pada periode tersebut mencapai 11.291.326 orang. Dari jumlah itu, 5.701.525 jemaah datang dari luar Saudi sedangkan 5.589.801 lainnya adalah jemaah yang umrah dari dalam Kerajaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, berdasarkan jenis kelamin sebanyak 6,4 juta jemaah atau 56,8 persen adalah laki-laki dan 4,9 juta atau 43,2 persennya perempuan. Di antara jemaah yang ebrasal dari dalam Saudi 53,2 persen merupakan warga non Saudi dan 46,8 persennya adalah warna negara Saudi.
Data tersebut juga menunjukkan hanya 2,9 persen jemaah yang umrah lebih dar satu kali selama kuartal tersebut. Secara regional, wilayah Makkah jadi daerah asal jemaah domestik terbesar dengan 2.002.701 jemaah, disusul Wilayah Riyadh yang mencatat 1.146.451 jemaah.
Adapun, jumlah jemaah yang datang dari luar negeri jumlah perempuannya lebih banyak ketimbang laki-laki. Porsi mereka mencapai 53 persen dari total kedatangan internasional.
Dari aktivitas bulanan, Desember menjadi bulan yang jumlah jemaah internasionalnya paling tinggi, yaitu 2.142.252 orang. Keemudian, November mencatat jumlah jemaah domestik terbanyak dengan 2.059.838 orang yang melaksanakan umrah.
Lalu sebanyak 4.976.861 jemaah internasional tiba melalui jalur udara. Menjadikan jalur udara moda transportasi utama bagi kedatangan jemaah dari luar Saudi.
Lalu, dari sisi kelompok usia jemaah internasional yang berumur 55 hingga 64 tahun jadi kelompok terbesar dengan porsei 18,9 perssen. Sementara pada kelompok jemaah domestik, usia 25 hingga 34 tahun mendominasi dengan persentasi 26,6 persen.
Selain melaksanakan umrah di Makkah, sebanyak 5.722.584 orang juga mengunjungi Madinah selama kuartal keempat 2025. Dari jumlah itu, sebanyak 2.846.284 orang merupakan pengujung yang datang dari luar Saudi.
(aeb/lus)

Komentar Terbanyak
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Soal Pidana Pelaku dan Kampanye LGBT
Liga Muslim Dunia Kecam Serangan Pemukim Israel terhadap Warga Palestina
Dukung MBG, Muhammadiyah Dorong Penguatan Tata Kelola