Bulan Muharram memegang posisi yang sangat istimewa dalam sejarah Islam. Bulan ini sarat akan sejumlah peristiwa besar yang menjadi pelajaran spiritual bagi umat manusia.
Sebagian dari peristiwa ini terdapat dalam Al-Qur'an dan hadits, sementara sebagian lainnya bersumber dari kitab-kitab sejarah Islam serta riwayat para ulama terkemuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut adalah 5 peristiwa penting yang kerap dikaitkan dengan bulan Muharram, khususnya pada hari ke-10 yang dikenal sebagai hari Asyura.
1. Penetapan Kalender Hijriah
Meskipun hijrah Rasulullah SAW secara fisik terjadi pada bulan Rabiul Awal, penetapan awal penanggalan Islam justru dimulai pada bulan Muharram.
Menukil buku Perkembangan Perumusan Kalender Islam Internasional karya Muh Rasywan Syarif, pada masa Khalifah Umar bin Khattab RA, para sahabat bermusyawarah untuk menentukan titik awal kalender Islam. Hasilnya, mereka sepakat menggunakan momen hijrah dari Makkah ke Madinah.
Muharram dipilih sebagai bulan pertama karena bulan ini menjadi titik awal dimulainya perencanaan hijrah setelah musim haji usai.
2. Selamatnya Nabi Musa AS dan Bani Israil dari Kejaran Firaun
Ini merupakan salah satu peristiwa paling masyhur pada 10 Muharram. Dalam buku Selamat Tinggal Susah tulisan Asrifin An-Nakhrawie, S. Ag, dikisahkan bahwa Allah SWT membelah Laut Merah untuk menyelamatkan Nabi Musa AS beserta pengikutnya. Di saat yang sama, laut kembali menutup dan menenggelamkan Firaun beserta seluruh pasukannya.
Saat tiba di Madinah, Rasulullah SAW melihat kaum Yahudi berpuasa di hari Asyura sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa AS. Rasulullah SAW kemudian bersabda:
"Kami lebih berhak terhadap Musa daripada mereka." Lalu beliau berpuasa pada hari tersebut dan memerintahkan umat Islam untuk melakukannya. (HR Bukhari dan Muslim)
3. Disyariatkannya Puasa Asyura
Melanjutkan peristiwa di atas, tanggal 10 Muharram kemudian disyariatkan untuk berpuasa Asyura yang bernilai pahala besar. Dalam hadits riwayat Abu Qotadah Al Anshoriy, Rasulullah SAW menegaskan keutamaan puasa ini:
$$وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ$$
Artinya: "Nabi SAW ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, 'Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.' Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa Asyura? Beliau menjawab, 'Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu'." (HR Muslim)
4. Selamatnya Bahtera Nabi Nuh AS dari Banjir Besar
Bencana banjir bandang yang menghanyutkan kaum pembangkang Nabi Nuh AS berakhir damai di bulan Muharram.
Dalam buku Kisah Para Nabi karya Imam Ibnu Katsir, tercatat riwayat dari Qatadah dan ulama lainnya yang menyatakan: "Nabi Nuh dan para pengikutnya menaiki kapal pada tanggal sepuluh bulan Rajab, mereka berlayar selama 150 hari, setelah itu mereka berlabuh di Gunung Judi selama 1 bulan, dan mereka baru keluar dari kapal pada tanggal 10 bulan Muharram."
5. Tragedi Memilukan Syahidnya Husain bin Ali RA di Karbala
Selain kisah para nabi terdahulu, tanggal 10 Muharram juga menyimpan duka mendalam bagi umat Islam akibat gugurnya cucu tercinta Rasulullah SAW, Husain bin Ali RA.
Ibnu Katsir dalam kitab sejarahnya, Al-Bidayah wan Nihayah, menceritakan bahwa tragedi berdarah ini terjadi pada 10 Muharram 61 Hijriah di Karbala (sekarang wilayah Irak). Husain RA gugur secara syahid demi mempertahankan prinsip kebenaran di tengah pergolakan politik masa itu. Ibnu Katsir menuliskan detil peristiwa tersebut:
"Yang membunuh Husein dengan tombak adalah Sinan bin Anas bin Amr Nakhai, dan kemudian dia menggorok leher Husein dan menyerahkan kepala Husein kepada Khawali bin Yazid." (Al-Bidayah, 8/204)
Bagi umat Islam, peristiwa Karbala dipandang sebagai simbol keberanian, pengorbanan, dan keteguhan iman dalam menghadapi ketidakadilan.
Wallahu a'lam.
(hnh/kri)

Komentar Terbanyak
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Soal Pidana Pelaku dan Kampanye LGBT
MUI Tegaskan Orientasi Seksual Sesama Jenis Bukan Kodrat, Tapi Penyimpangan
Liga Muslim Dunia Kecam Serangan Pemukim Israel terhadap Warga Palestina