Israel Serang Kompleks Masjid Al Aqsa 26 Kali Sepanjang Juni 2026

Israel Serang Kompleks Masjid Al Aqsa 26 Kali Sepanjang Juni 2026

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Senin, 06 Jul 2026 16:15 WIB
Israeli security arrive as Muslim worshippers gather outside the Dome of the Rock at the Al-Aqsa Mosque compound for Friday noon prayers, in Jerusalems Old City on April 10, 2026. The Al-Aqsa Mosque was reopened to Muslim worshippers on April 9, 2026, following a 40-day closure since the US-Israel war with Iran began on February 28. Jerusalems Old City contains major holy sites for all three Abrahamic religions, which had been shuttered since the start of the war sparked by the US-Israeli attack on Iran. (Photo by AHMAD GHARABLI / AFP) /
Pasukan keamanan Israel dikerahkan di tengah-tengah umat Muslim di kompleks Masjid Al-Aqsa pada April lalu (Foto: AFP/AHMAD GHARABLI)
Jakarta -

Israel telah memasuki kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki sebanyak 26 kali sepanjang Juni 2026. Selain itu, otoritas Israel juga melarang azan di Masjid Ibrahimi, Hebron, tepi Barat sebanyak 84 kali.

Menurut laporan Anadolu Agency, informasi tersebut diungkap oleh Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina pada Minggu (5/7/2026). Angka-angka itu termasuk ke dalam laporan bulanan kementerian yang merekap pelanggaran Israel terhadap Masjid Al Aqsa dan Masjid Ibrahimi pada Juni 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan laporan tersebut, 4.212 pemukim Israel memasuki kompleks Al Aqsa lewat Gerbang Mughrabi pada kunjungan pagi dan sore dengan pengawalan polisi Israel. Kementerian juga menuturkan pasukan Israel memperketat pembatasan terhadap jemaah Palestina, utamanya ketika salat Jumat, termasuk dengan meningkatkan penjagaan di sejumlah pintu masuk kompleks Masjid Al Aqsa.

Sejumlah pemukim bahkan melakukan ritual keagamaan di dalam kompleks Masjid Al Aqsa di bawah perlindungan aparat keamanan Israel. Sementara itu di Masjid Ibrahimi Hebron, kementerian melaporkan sekitar 950 personel militer Israel memasuki kawasan itu sepanjang Juni 2026.

ADVERTISEMENT

Kementerian juga menyebut serangan Israel meluas ke masjid-masjid lain di Tepi Barat yang diduduki, seperti dua masjid di kota Jaljulia dan Mazari al-Nubani, di utara Ramalah dibakar. Israel juga memasuki Masjid Ras di Jabari, Hebron dan mengibarkan bendera Israel di dinding dan atapnya, memutar lagu-lagu Ibrani lewat pengeras suara di halamannya dan mencegah jemaah mencapai lokasi tersebut.

Laporan juga menyebut azan dilarang dikumandangkan 84 kali, sedangkan sejumlah akses menuju masjid masih ditutup dan pembatasan terhadap jemaah serta petugas masjid tetap diberlakukan.

Kementerian menuding otoritas Israel melakukan sejumlah perubahan pada area masjid tanpa berkonsultasi dengan otoritas Palestina serta menahan beberapa pengelola masjid. Kementerian Palestina menyerukan kepada masyarakat internasional serta organisasi hak asasi manusia untuk mengambil langkah demi menghentikan pelanggaran terhadap situs-situs suci Islam serta menjaga status historis dan hukumnya.




(aeb/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads