Siapa Biayai Pelarian Gangster Pelaku Pembunuhan Dekat SMAN 3?

Siapa Biayai Pelarian Gangster Pelaku Pembunuhan Dekat SMAN 3?

Tim detikJogja - detikJogja
Kamis, 11 Jun 2026 13:06 WIB
A large payment in Indonesian cash
Ilustrasi siapa yang membiayai pelarian gangster pembunuhan dekat SMAN 3 Jogja. (Foto: Getty Images/iStockphoto/CraigRJD)
Jogja -

Polisi masih terus memburu pelaku pembunuhan pelajar berinisial AA (18) di dekat SMAN 3 Jogja. Tiga tersangka yang tergabung dalam gang pelajar ini masih buron sedangkan tiga lainnya ditangkap saat sembunyi di Cilacap.

Diketahui, otak pelarian para tiga tersangka yakni SR alias Tian (19) sudah ditangkap polisi. Dia menjadi penghubung atau perantara enam tersangka kabur ke Cilacap. Sosok Tian ini diketahui sebagai alumni sekolah para tersangka yang juga tergabung dalam geng yang sama.

Polisi pun mengusut sumber dana para gangster ini untuk kabur. Sebab, selama ini para tersangka tak pernah pulang ke rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah ini yang lagi kita dalami (sumber dana operasional para tersangka), siapakah yang membiayai atau mereka solidaritas sesama mereka mengumpulkan uang ini lagi kita dalami," ujar Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Riski Adrian di Umbulharjo, Jogja, Selasa (9/6/2026).

Tian sendiri sebagai narahubung juga selalu kabur dari kejaran petugas. Polisi menyebut sejak peristiwa pembunuhan ini mencuat pada 17 Mei 2026 lalu, Tian juga tak pernah pulang ke rumahnya.

"Rupanya Tian ini setiap 3 hari berpindah-pindah tempat tinggal. Waktu saat kita melakukan penangkapan itu si Tian ini baru 3 hari di rumah kawannya itu, memang dia ini setiap 3 hari pindah-pindah untuk mengelabui petugas. Dan memang dari awal kejadian sampai kemarin tertangkap yang bersangkutan memang tidak pernah pulang ke rumahnya," ujar Riski.

Tian sendiri ditangkap di rumah temannya di Gondokusuman, Kota Jogja. Dalam kasus ini dia menjadi narahubung pelaku dan gangster di Cilacap yang menyediakan 'safehouse' untuk para tersangka.

"Memang peran dari yang bersangkutan ini, memang para tersangka 3 orang yang kita tangkap di awal itu tidak mengenali orang yang ada di Cilacap. Penghubungnya itu si Tian," jelasnya.

Sosok Tian pun punya rekam jejak hitam di pengadilan. Dia bahkan tercatat sebagai residivis di kasus serupa.

"Si Tian ini beberapa kali juga sudah inkrah di pengadilan. Kemarin juga sempat bulan yang lalu melakukan hal yang sama, tapi dia turut membantu, tapi dia saat itu diselesaikan secara RJ, namun dia melakukan lagi perbuatan ini. Dia memang residivis," terangnya.

Sebagai informasi, tiga tersangka yang sudah ditangkap yakni LTF (18) alias Lupek warga Gondokuman, YSF (18) alias Ucup warga Mlati, Sleman. Satu lagi pelaku masih di bawah umur inisial F (17) warga Sleman yang saat kejadian menjadi joki motor.

Polisi belum memerinci sosok tiga tersangka yang diburu. Namun, ketiganya sudah dalam pelacakan polisi.




(ams/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads