Ular Sanca Nyelonong di Depan Rumdin Bupati Gunungkidul Picu 3 Motor Tabrakan

Ular Sanca Nyelonong di Depan Rumdin Bupati Gunungkidul Picu 3 Motor Tabrakan

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Senin, 15 Jun 2026 10:30 WIB
Petugas Damkar saat mengevakuasi ular sanca 2,7 meter di depan rumah dinas Bupati Gunungkidul, Wonosari, Senin (15/6/2026).
Petugas Damkar saat mengevakuasi ular sanca 2,7 meter di depan rumah dinas Bupati Gunungkidul, Wonosari, Senin (15/6/2026). Foto: Dok Damkarmat Gunungkidul
Gunungkidul -

Seekor ular sanca sepanjang 2,7 meter membuat kaget sejumlah pengendara di depan Rumah Dinas Bupati Gunungkidul, Wonosari. Tiga motor bahkan sempat kecelakaan beruntun karena ada pemotor yang mengerem mendadak saat ular itu melintas.

Kepala UPT Damkarmat Gunungkidul, Handoko mengatakan, bahwa kejadian bermula saat tukang kebun Rumdin Bupati Gunungkidul, Marsia (60) melihat ular menyeberang dari arah barat ke timur pukul 07.45 WIB. Ular tersebut melata di jalan depan rumdin tersebut.

"Ular menyeberang dari arah barat, karena berada di jalan membuat pemotor kaget dan ngerem mendadak. Karena itu ada tiga motor kecelakaan beruntun," katanya saat dihubungi detikJogja, Senin (15/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Handoko menyebut tak ada korban akibat kecelakaan itu. Namun, bodi motor korban rusak karena benturan.

"Motor belum menginjak ular. Untuk pemotor juga tidak ada yang luka-luka, hanya bodi motor rusak sedikit karena benturan akibat kecelakaan beruntun," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, karena ular berada di sekitar rumdin Bupati membuat Marsia langsung menghubungi damkar. Tidak berselang lama, beberapa petugas damkar langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan evakuasi.

"Ularnya tadi ada di gerbang rumah dinas Bupati, hanya sekitar lima menit ular bisa dievakuasi," ucapnya.

Terkait jenis ular, Handoko menyebut bukanlah ular berbisa. Namun, ukuran ular tersebut termasuk besar.

"Yang dievakuasi tadi jenis ular sanca dengan panjang 2,7 meter," katanya.

Selesai mengevakuasi ular tersebut, petugas memasukkannya ke dalam boks plastik berukuran besar. Setelah itu, petugas membawanya ke posko Damkarmat Gunungkidul.

"Karena biasanya komunitas pecinta reptil akan datang mengambil ular itu," ucapnya.

Terlepas dari hal tersebut, Handoko meminta kepada masyarakat yang melihat ular dan tidak berani menangkap agar segera menghubungi Damkarmat Gunungkidul. Adapun masyarakat bisa menghubungi nomor telepon di 0274-391113 atau melalui WhatsApp di nomor 08112657113.

"Semua pelayanan kedaruratan dari Damkarmat gratis," ujarnya.




(afn/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads