Malam 1 Suro dan 1 Muharam 2026 Bersamaan atau Tidak? Cek Kalendernya!

Malam 1 Suro dan 1 Muharam 2026 Bersamaan atau Tidak? Cek Kalendernya!

Nur Umar Akashi - detikJogja
Minggu, 14 Jun 2026 12:31 WIB
Ilustrasi Malam 1 Suro
Ilustrasi Malam 1 Suro (Foto: Dhilip Antony/Unsplash)
Jogja -

Menjelang momen pergantian tahun, masih banyak orang yang beranggapan bahwasanya malam 1 Suro dan 1 Muharam itu datang pada tanggal sama. Apakah benar begitu?

Sebagaimana detikers ketahui, Suro adalah bulan pertama dalam tanggalan Jawa. Berhubung kalender Jawa berganti hari saat Matahari terbenam, maka malam 1 Suro datang sebelum pagi-siang hari pertama bulan Suro itu sendiri.

Di sisi lain, Muharam adalah bulan nomor satu di kalender Hijriah. Persis 1 Suro, malam 1 Muharam juga datang sebelum pagi-siangnya karena kalender Hijriah berganti hari ketika Matahari terbenam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kembali ke topik awal, apakah malam 1 Suro dan 1 Muharam 2026 bersamaan? Simak informasi lengkapnya yang telah detikJogja siapkan berikut ini!

ADVERTISEMENT

Kapan Malam 1 Suro dan 1 Muharam 2026?

Dirujuk dari Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dikeluarkan Kementerian Agama, 1 Suro 1960 Ba' jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Dengan demikian, malam 1 Suro-nya bertepatan dimulai pada Selasa malam, 16 Juni 2026.

Di sisi lain, 1 Muharam 1448 Hijriah bertepatan dengan Selasa, 16 Juni 2026. Itu artinya, malam 1 Muharam 1448 H dimulai saat Matahari terbenam pada Senin, 15 Juni 2026.

Akhir kata, malam 1 Suro dan 1 Muharam 2026 tidak bersamaan. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan pada tahun-tahun mendatang keduanya tiba pada malam yang sama.

Kalender Suro dan Muharam 2026

Sebagai panduan bagi detikers, ini kalender lengkap Suro dan Muharam 2026:

  • Selasa, 16 Juni 2026: 1 Muharam 1448 H/30 Besar 1959 Dal
  • Rabu, 17 Juni 2026: 2 Muharam 1448 H/1 Suro 1960 Ba'
  • Kamis, 18 Juni 2026: 3 Muharam 1448 H/2 Suro 1960 Ba'
  • Jumat, 19 Juni 2026: 4 Muharam 1448 H/3 Suro 1960 Ba'
  • Sabtu, 20 Juni 2026: 5 Muharam 1448 H/4 Suro 1960 Ba'
  • Minggu, 21 Juni 2026: 6 Muharam 1448 H/5 Suro 1960 Ba'
  • Senin, 22 Juni 2026: 7 Muharam 1448 H/6 Suro 1960 Ba'
  • Selasa, 23 Juni 2026: 8 Muharam 1448 H/7 Suro 1960 Ba'
  • Rabu, 24 Juni 2026: 9 Muharam 1448 H/8 Suro 1960 Ba'
  • Kamis, 25 Juni 2026: 10 Muharam 1448 H/9 Suro 1960 Ba'
  • Jumat, 26 Juni 2026: 11 Muharam 1448 H/10 Suro 1960 Ba'
  • Sabtu, 27 Juni 2026: 12 Muharam 1448 H/11 Suro 1960 Ba'
  • Minggu, 28 Juni 2026: 13 Muharam 1448 H/12 Suro 1960 Ba'
  • Senin, 29 Juni 2026: 14 Muharam 1448 H/13 Suro 1960 Ba'
  • Selasa, 30 Juni 2026: 15 Muharam 1448 H/14 Suro 1960 Ba'
  • Rabu, 1 Juli 2026: 16 Muharam 1448 H/15 Suro 1960 Ba'
  • Kamis, 2 Juli 2026: 17 Muharam 1448 H/16 Suro 1960 Ba'
  • Jumat, 3 Juli 2026: 18 Muharam 1448 H/17 Suro 1960 Ba'
  • Sabtu, 4 Juli 2026: 19 Muharam 1448 H/18 Suro 1960 Ba'
  • Minggu, 5 Juli 2026: 20 Muharam 1448 H/19 Suro 1960 Ba'
  • Senin, 6 Juli 2026: 21 Muharam 1448 H/20 Suro 1960 Ba'
  • Selasa, 7 Juli 2026: 22 Muharam 1448 H/21 Suro 1960 Ba'
  • Rabu, 8 Juli 2026: 23 Muharam 1448 H/22 Suro 1960 Ba'
  • Kamis, 9 Juli 2026: 24 Muharam 1448 H/23 Suro 1960 Ba'
  • Jumat, 10 Juli 2026: 25 Muharam 1448 H/24 Suro 1960 Ba'
  • Sabtu, 11 Juli 2026: 26 Muharam 1448 H/25 Suro 1960 Ba'
  • Minggu, 12 Juli 2026: 27 Muharam 1448 H/26 Suro 1960 Ba'
  • Senin, 13 Juli 2026: 28 Muharam 1448 H/27 Suro 1960 Ba'
  • Selasa, 14 Juli 2026: 29 Muharam 1448 H/28 Suro 1960 Ba'
  • Rabu, 15 Juli 2026: 30 Muharam 1448 H/29 Suro 1960 Ba'
  • Kamis, 16 Juli 2026: 1 Safar 1448 H/30 Suro 1960 Ba'

Tradisi Malam 1 Suro 2026 di Jogja

Berbicara tentang malam 1 Suro, satu topik penting yang sayang dilewatkan adalah tradisinya di Jogja. Ada apa saja memangnya? Berikut pembahasan ringkasnya yang menarik diketahui:

1. Mubeng Beteng Keraton Jogja

Dikutip dari laman resmi Museum Sonobudoyo Jogja, secara harfiah, Mubeng Beteng berarti 'mengelilingi benteng'. Dalam prosesnya, para peserta tidak boleh berbicara atau bersuara sama sekali.

Mubeng Beteng bukan tradisi biasa, melainkan latihan batin. Berlatih untuk menahan diri, mendengarkan hati, dan menyadari makna kehidupan. Kesunyian yang menyelimuti dipakai untuk berkontemplasi, memohon petunjuk kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Makan Bubur Suran

Malam 1 Suro juga identik dengan tradisi makan bubur suran atau bubur suro. Ada pula yang menyebutnya sebagai jenang manggul.

Menurut keterangan dari buku Serba Serbi Tumpeng tulisan Lilly T Erwin, bubur suran dihidangkan bersama sambal goreng, krecek, kedelai hitam, kacang tanah, telur, dan kerupuk. Harapannya, siapapun yang mengonsumsi bubur suran diberi kekuatan jasmani dan rohani.

3. Menghindari Larangan

Ada banyak larangan malam 1 Suro yang sampai sekarang masih diyakini orang Jawa. Berikut daftarnya:

  • Keluar rumah tanpa keperluan
  • Menggelar hajatan
  • Pindah atau membangun rumah
  • Berkata kasar
  • Berbuat onar
  • Bepergian jauh

Amalan Malam 1 Muharam 2026

Menurut penjelasan di buku Ensiklopedi Amalan Sunnah di Bulan Hijriyah tulisan Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi dan Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Luqman, Muharam adalah 1 dari 4 bulan mulia Islam. Nabi SAW bersabda:

"Satu tahun itu dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram. Tiga bulan berturut-turut; Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharam. Satu lagi adalah bulan Rajab yang terletak antara bulan Jumada Tsaniyah dan Syaban." (HR Bukhari no 2958)

Karena kemuliaan itu, umat Islam disunnahkan banyak beramal shalih secara umum. Sebab, kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Namun, juga berlaku buat dosa sehingga perlu lebih berhati-hati.

Mengenai malam 1 Muharam, tidak ada amalan yang dikhususkan langsung oleh Nabi SAW. Umat Islam boleh-boleh saja mengisinya dengan membaca Al-Quran, mendirikan sholat Tahajud, hingga membaca doa sesuai hajat. Wallahu a'lam bish-shawab.

Nah, itulah sekilas mengenai apakah malam 1 Suro dan 1 Muharam bersamaan atau tidak. Semoga menjawab, ya, detikers!




(num/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads