Bagi sebagian siswa, mendapatkan satu letter of acceptance (LoA) atau surat penerimaan dari perguruan tinggi luar negeri sudah menjadi pencapaian yang membanggakan. Namun, hal berbeda dialami Lovely Viola Hadi asal Kota Jogja, lulusan SMAN 1 Teladan Jogja yang berhasil diterima di lima perguruan tinggi luar negeri sekaligus.
Lima kampus tersebut antara lain University of British Columbia di Kanada, Singapore Management University, University College Dublin di Irlandia, Tokyo University di Jepang, University of Canterbury di Selandia Baru. Selain itu, Lovely juga diterima program double degree UGM dan University of Melbourne, Australia.
Keinginan untuk kuliah di luar negeri Lovely ternyata sudah muncul sejak kecil. Namun, persiapan yang lebih serius mulai ia lakukan sejak duduk di bangku SMP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keinginan saya itu muncul banget waktu SMP. Tapi cita-cita untuk study abroad sebenarnya sudah dari kecil karena terinspirasi dari orang tua. Ayah saya dulu kuliah di Jepang," ungkap Lovely saat dihubungi detikJogja, Senin (15/6/2026).
Lovely mengaku perjalanan menuju kampus impiannya tidak berlangsung singkat. Ia telah mempersiapkan diri sejak jauh sebelum masa pendaftaran universitas dimulai.
"Saya sadar kalau PTLN (Perguruan Tinggi Luar Negeri) itu kebanyakan tidak hanya melihat nilai akademik saja, tapi juga melihat kegiatan yang dilakukan siswa di luar kelas," ujarnya.
"Selain mengejar prestasi, saya juga berusaha terlibat dalam kegiatan yang punya dampak sosial dan berkaitan dengan SDGs, khususnya di bidang ekonomi dan pendidikan," tambahnya.
Di balik keberhasilannya, Lovely mengaku tantangan terbesar yang dihadapi selama SMA adalah membagi waktu antara akademik dan persiapan masuk kampus luar negeri. Menurutnya, proses seleksi kampus luar negeri membutuhkan banyak aspek di luar nilai akademik, mulai dari kegiatan organisasi, kompetisi, hingga aktivitas sosial.
"Kalau di sekolah fokusnya belajar, ujian, dan try out. Sementara saya juga harus mengejar untuk membaguskan CV dan portofolio," jelasnya.
Dari sejumlah letter of acceptance (LoA) yang diterima, mayoritas program studi yang dipilih Lovely berada di bidang ekonomi dan bisnis. Ia juga bercita-cita dapat berkarier di bidang konsultasi atau sektor yang berkaitan dengan keuangan.
"Cita-citanya saya kalau misal habis, habis lulus, itu sebenarnya pengin bekerja di consulting firm atau yang intinya yang berkaitan sama keuangan gitu karena emang saya sebenarnya interest besarnya ada di ekonomi, bisnis," tuturnya.
"Tapi, selain itu saya juga ada kayak minat di komunikasi sama public policy atau political science begitu. Jadi, saya pengin coba untuk mencari karier yang benar-benar cocok dari tiga bidang tersebut gitu," pungkasnya.
(afn/aku)

Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Demo Gejayan
Misteri Alat Pelacak di Kendaraan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Usai Demo Gejayan
Kronologi Lengkap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Klaim Temukan 2 Alat Pelacak di Mobil