Puasa Tasua dan Asyura termasuk amalan sunnah yang dianjurkan pada bulan Muharram. Amalan ini dikerjakan pada 9 dan 10 Muharram.
Dalam buku Panduan Muslim Sehari-hari karya Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El Sutha dijelaskan bahwa kedua hari ini memiliki keutamaan sehingga dianjurkan untuk diisi dengan puasa.
Keutamaan paling besar terdapat pada puasa Asyura, yaitu pada 10 Muharram. Rasulullah SAW bersabda:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, sedangkan puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)
Hadits tersebut mendorong banyak umat Islam untuk menghidupkan amalan ini di bulan Muharram.
Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2026
Jadwal puasa Tasua dan Asyura 1448 H/2026 M antara pemerintah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama berbeda. Hal ini terjadi karena penetapan awal Muharram yang tidak serentak.
Berdasarkan hasil keputusan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) pada Senin (15/6/2026), NU menyatakan tidak terlihatnya hilal di seluruh Indonesia. Karena itu, NU menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026.
Sementara itu, pemerintah melalui Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Penetapan tersebut sejalan dengan PP Muhammadiyah yang mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal.
Maka dari itu, berikut jadwal pelaksanaan puasa Tasua dan Asyura 2026 menurut pemerintah, Muhammadiyah, dan NU.
Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Puasa Tasua (9 Muharram 1448 H): Rabu, 24 Juni 2026
Puasa Asyura (10 Muharram 1448 H): Kamis, 25 Juni 2026
Versi NU
Puasa Tasua (9 Muharram 1448 H): Kamis, 25 Juni 2026
Puasa Asyura (10 Muharram 1448 H): Jumat, 26 Juni 2026
Doa Buka Puasa Tasua dan Asyura
Saat menjalankan puasa, momen berbuka menjadi waktu yang paling dinantikan. Pada puasa Tasua dan Asyura, doa yang dibaca sama seperti doa berbuka puasa pada umumnya.
Dikutip dari Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah karya Nur Solikhin, berikut bacaan doa buka puasa Tasua dan Asyura.
Doa Buka Puasa 1
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Arab latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar raahimin.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang."
Doa Buka Puasa 2
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Arab latin: Dzahabadh dzama'u wabtalatil uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa penatku dan basahlah tenggorokanku dan tetaplah pahala dicurahkan atasku, insyaallah."
Niat Puasa Tasua dan Asyura
Sebelum menjalankan puasa Tasua dan Asyura, niat dilakukan pada malam hari atau sebelum waktu subuh. Berikut bacaan niat puasa Tasua dan Asyura:
Niat Puasa Tasua
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatit Tasû'â lillâhi ta'âlâ
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Tasua esok hari karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Asyura
نَوَيْتُ صَوْمَ عَشْرَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma 'asyura sunnatan lillaahi ta'aala.
Artinya: "Aku berniat puasa Asyura, sunnah karena Allah Ta'ala."
(inf/lus)

Komentar Terbanyak
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Soal Pidana Pelaku dan Kampanye LGBT
MUI Tegaskan Orientasi Seksual Sesama Jenis Bukan Kodrat, Tapi Penyimpangan
Liga Muslim Dunia Kecam Serangan Pemukim Israel terhadap Warga Palestina